INILAH RAHASIA UBI JALAR YANG BERMANFAAT BAGI KESEHATAN

Ubi jalar atau yang biasa dikenal dengan ketela rambat merupakan salah satu sumber makanan yang tidak asing bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Di beberapa daerah, ubi jalar kerap dijadikan sebagai sumber makanan pokok atau hanya sekadar camilan. Dalam pengolahannya, ubi jalar dapat dikukus, dibakar, maupun digoreng sesuai dengan selera masing-masing.

Sayangnya, masih banyak masyarakat yang menganggap remeh ubi jalar. Hal ini dikarenakan ubi jalar seringkali ditemukan di pedesaan, sehingga disebut panganane wong ndeso (makanannya orang desa). Ubi jalar juga tidak dapat dimakan begitu saja, namun harus melalui beberapa proses pengolahan untuk dapat dikonsumsi.

Namun di balik eksistensinya yang rendah, sesungguhnya banyak sekali manfaat yang dapat diperoleh dari kandungan ubi jalar ini. Salah satunya yakni zat antioksidan. Kandungan ini akan semakin tinggi bila warna ubi jalar semakin pekat, yakni nampak sangat putih, oranye, maupun ungu.

Adapun manfaat lain yang terdapat di dalam ubi jalar yakni sebagai berikut:

  1. Meningkatkan sistem imun tubuh

Di balik penampilannya yang kurang menarik, ubi jalar kaya akan kandungan nutrisi seperti vitamin C, B kompleks, zat besi, dan juga fosfor. Zat-zat tersebut sangat diperlukan untuk menguatkan kekebalan tubuh.

  • Atasi bronkitis dan asma

Adapun kandungan vitamin C, zat besi, serta nutrisi lainnya yang terdapat pada ubi jalar efektif membantu dalam meredakan penyakit bronkitis. Tidak hanya itu, aroma khas yang terdapat pada ubi jalar juga efektif dalam mengatasi hidung yang mampet serta membantu meredakan asma. 

  • Baik bagi sistem pencernaan

Kandungan serat yang terdapat pada ubi jalar juga terbilang tinggi, bahkan lebih tinggi jika dibandingkan dengan kentang. Meski demikian, ubi jalar tergolong sumber makanan yang cukup mudah dicerna sehingga baik bagi kesehatan lambung dan usus. Selain itu, vitamin C, B kompleks, kalium, betakaroten, dan kalsium pada ubi jalar juga dapat membantu meringankan gejala radang lambung. Dengan demikian, maka ubi jalar akan membantu menurunkan kemungkinan terjadinya radang lambung. Antiperadangan yang terkandung pada ubi jalar juga dapat mengurangi rasa sakit pada pencernaan. 

  • mencegah tumbuhnya sel kanker

Betakaroten merupakan salah satu jenis zat antioksidan yang terkandung dalam ubi jalar. Zat tersebut adalah pembentuk warna pada ubi jalar. Selain itu, betakaroten menjadi komponen yang penting dalam mencegah tumbuhnya sel kanker, terutama untuk kanker kolon, usus halus, prostat, ginjal, dan sejumlah kanker lainnya.

  • Menambah berat badan

Ubi jalar sering dijadikan makanan pokok. Sebab, salah satu kandungan gizi dari ubi jalar yakni karbohidrat yang berperan sebagai sumber energi dalam tubuh. Glukosa sebagai hasil olahan senyawa karbohidrat dan enzim tubuh menghasilkan lemak yang akan menambah berat badan seseorang apabila rajin mengonsumsi ubi jalar dan makanan lain yang mengandung karbohidrat.

  • Mengatasi peradangan

Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa ubi jalar memiliki efek antiperadangan. Didukung dengan betakaroten, vitamin C, dan magnesium, ubi jalar sangat efektif dalam menyembuhkan peradangan internal maupun eksternal.

  • Redakan sakit artritis

Komposisi betakaroten, seng, magnesium, dan vitamin B kompleks membuat ubi jalar dapat dijadikan sebagai alternatif pilihan dalam mengatasi artritis. Caranya mudah, cukup dengan kompres bagian yang mengalami sakit akibat artritis dengan air rebusan ubi jalar yang telah didiamkan

PENTINGNYA MERAWAT KESEHATAN KUKU KAKI DAN TANGAN

Kuku merupakan salah satu bagian tubuh yang tidak dapat diabaikan begitu saja. Bagi sebagian perempuan, kuku mendapat perhatian yang cukup penting dalam mempercantik penampilan. Sesungguhnya, kuku adalah tulang yang tumbuh pada ujung-ujung jari tangan ataupun kaki yang fungsinya adalah sebagai pelindung ujung-ujung jari, di mana ujung-ujung jari merupakan tempat berkumpulnya saraf penting bagi tubuh manusia.

Pertumbuhan kuku lebih cepat dari tulang, yakni mencapai ½-1,5 cm per minggu. Kuku akan cepat memanjang apabila tidak segera dipotong. Selain itu, kuku yang panjang dapat menjadi sarang bakteri dan kotoran sebab sebagian besar aktivitas manusia didominasi oleh penggunaan tangan. Kuku biasanya nampak kemerah-merahan sebab di bawahnya terdapat kapiler-kapiler untuk menerima suplai darah.

Pada umumnya, perawatan kuku yang biasa dilakukan yaitu memotong dan mengikir kuku setiap minggu secara rutin. Tidak banyak perempuan (apalagi laki-laki) yang memberi perawatan kuku berlebih seperti manicure dan pedicure. Sesungguhnya, fungsi dari merawat kuku yaitu agar tidak memberikan ruang bagi bakteri dan kotoran untuk bersembunyi di bawah kuku yang nantinya akan menimbulkan masalah bagi kesehatan. Namun demikian, perawatan kuku selain memotong dan mengikir sebenarnya bisa dilakukan sendiri di rumah. Berikut ini adalah tipsnya:

  1. Memotong, Membersihkan, dan Merapikan Kuku

Seperti yang telah disebutkan di atas, merawat kuku yang paling sederhana yakni dengan memotong kuku. Jangan lupa pula untuk membersihkan kotoran yang ada pada sela-sela kuku dan mengikirnya sebelum mencuci tangan. Biasanya, kotoran di sela-sela kuku berwarna hitam atau putih. Perawatan sederhana juga dapat melalui menyikat kuku dengan sikat dan sabun setiap kali mandi agar kotoran di sela-sela kuku benar-benar bersih.

  • Rajin Mencuci Tangan

Hal sederhana selanjutnya yang dapat dilakukan yakni dengan mencuci tangan secara rutin. Mencuci tangan dengan sabun tidak terbantahkan manfaatnya dalam dunia kesehatan. Selain untuk menghilangkan kotoran dan bakteri di tangan, mencuci tangan menggunakan sabun terbukti mampu mencegah terjadinya penularan penyakit. Dalam mencuci tangan, jangan lupa untuk turut membersihkan kuku dan sela-selanya agar kesehatan kuku tetap terjaga.

  • Melembabkan Kuku

Kuku tangan maupun kaki yang jarang dirawat biasanya akan mengalami banyak masalah kesehatan. Oleh karena itu, memberikan pelembab kuku dan kutikula sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan kuku. Cairan pelembab kuku sendiri biasanya terdapat di toko-toko maupun salon kecantikan. Adapun bahan alami yang dapat digunakan sebagai pelembab kuku yakni dengan mengoleskan cairan lidah buaya secara merata pada kuku tangan dan kaki.

  • Mengkonsumsi Makanan yang Mengandung Kalsium

Seperti yang sudah disebutkan di atas, kuku merupakan salah satu jenis tulang yang tumbuh pada jari-jari. Oleh karena itu, asupan kalsium sangat diperlukan oleh tubuh agar kuku tetap sehat. Adapun bahan makanan yang mengandung kalsium sangat beragam, antara lain yakni susu, ikan, keju, kacang-kacangan, dan sebagainya. Dari berbagai tips di atas, rupanya kesehatan kuku bukan hal yang sulit dilakukan. Yang terpenting adalah hindari terkena zat kimia sebisa mungkin untuk menjaga kesehatan kuku. Kegiatan manicure dan pedicure yang terlalu sering pun juga tidak baik karena dapat membuat kuku rusak. Untuk itu, rawatlah dari hal-hal yang sederhana agar kesehatan kuku tetap terjaga

MENGENAL KOMEDO LEBIH DALAM DAN CARA MENGATASINYA

Selain jerawat, salah satu persoalan kulit yang sering muncul pada wajah yakni munculnya komedo. Komedo sendiri merupakan benjolan (papula) kecil yang terdapat pada permukaan kulit. Komedo biasanya muncul di area hidung, di mana pori-pori kulit di bagian tersebut mudah membesar. Akibatnya, wajah akan terlihat kasar, kotor, dan berbintik.

Faktor yang menyebabkan komedo di antaranya yakni terjadi perkembangan bakteri propioni bacterium acnes yang tidak terkendali pada permukaan kulit, tertimbunnya sel kulit mati di permukaan kulit, produksi minyak bertambah karena perubahan hormon, dan penggunaan produk kecantikan yang mengandung bahan kimia berbahaya.

Adapun secara garis besar, komedo memiliki 2 jenis yaitu komedo hitam (blackhead) dan putih (whitehead). Komedo hitam biasanya terlihat seperti pori-pori yang membesar dan berwarna hitam. Komedo ini ditandai dengan membesarnya folikel rambut yang ditutup oleh sekumpulan sebum dan kotoran yang menempel pada kulit. Komedo hitam merupakan jenis komedo yang paling mengganggu penampilan karena sangat terlihat wujudnya.

Sedangkan komedo putih terlihat seperti bintik-bintik putih yang bila nampak akan terlihat mengganggu. Namun bila dibandingkan dengan komedo hitam, komedo putih dapat ditemukan dengan menekan pori-pori wajah. Komedo putih lebih mudah “dicabut” daripada komedo hitam.

Sebagian perempuan seringkali menghilangkan komedo dengan cara menggunakan masker peel off maupun menghilangkan secara manual dengan alat pencabut komedo. Padahal, banyak sekali bahan alami di sekitar yang dapat dimanfaatkan untuk mencegah dan mengatasi komedo. Berikut di antaranya yakni:

  1. Tomat

Tomat merupakan salah satu jenis sayuran yang mengandung senyawa anti-oksidan atau lycopine yang dapat menangkal radikal bebas agar sel kulit mati tidak menumpuk. Sebab, sel kulit mati yang menumpuk merupakan faktor utama penyebab munculnya komedo Tomat juga dapat menjadi tabir surya yang alami untuk meminimalisir kerusakan yang diakibatkan oleh sinar UV A dan UV B.

Adapun cara menghilangkan komedo dengan tomat yakni dengan mengonsumsinya secara rutin atau menjadikannya masker. Cara untuk membuat masker tomat yakni cukup dengan tumbuk halus hingga menjadi bubur kemudian oleskan pada wajah. Setelah itu, diamkan selama 30 menit dan bilas dengan air bersih.

  • Lidah buaya (Aloe vera)

Lidah buaya juga dipercaya dapat mengecilkan pori-pori dan membersihkan komedo. Adapun cara menghilangkan komedo dengan lidah buaya yakni ambil gel secukupnya yang ada di lidah buaya kemudian oleskan secara merata pada kulit. Diamkan selama 15 menit dan bilas dengan air mengalir.

  • Jeruk nipis atau lemon

Kita semua tahu bahwa jeruk nipis dan lemon kaya akan anti-oksidan dan vitamin C. Hal ini akan membantu kulit agar dapat mengangkat sel kulit mati secara optimal. Dengan manfaatnya mengangkat sel kulit mati inilah, jeruk nipis dipercaya sebagai cara menghilangkan komedo hitam secara alami. Adapun cara menghilangkan komedo dengan jeruk nipis, yakni dengan mengonsumsinya sebagai minuman sehari-hari atau dengan cara peras buah jeruk nipis, oleskan air perasan pada area wajah, dan diamkan selama 15 menit sebelum dibilas dengan air bersih.

CEGAH BERBAGAI POTENSI KANKER DENGAN “SI KECIL” BAWANG PUTIH

Bawang putih merupakan salah satu jenis sayuran yang masuk dalam keluarga Allium. Tanaman yang satu ini dapat tumbuh dengan berbagai warna dan ukuran, serta dapat ditanam bersama dengan sayuran lain sebagai pestisida alami. Bawang putih mengandung berbagai senyawa yang baik untuk kesehatan, seperti zat sulfur ariginin, oliogosakarida, flavonoid, dan selenium.

Selain menjadi salah satu bumbu penyedap masakan yang sering digunakan, rupanya bawang putih memiliki berbagai nutrisi dan zat yang dapat digunakan sebagai bahan pengobatan. Adapun penyakit yang dapat disembuhkan dengan bawang putih beragam, mulai dari meredakan demam hingga menurunkan tekanan darah. Namun, beberapa tahun terakhir para ilmuwan dibuat terkejut dengan manfaat luar biasa yang tersembunyi bawang putih yang mana dapat mengobati penyakit yang cukup mematikan

Adapun penelitian yang diterbitkan dalam jurnal American Cancer Association mengungkap bahwa bawang putih sangat efektif dalam membunuh sel kanker. Selain itu, pengobatan dengan bawang putih tidak memberikan efek samping yang signifikan saat membunuh sel kanker. Sebuah penelitian pada tahun 2001 juga menjelaskan bahwa senyawa anti kanker dalam bawang putih baik untuk mencegah pertumbuhan sel kanker dalam tubuh. Senyawa antikanker yang dimaksud yakni Onionin A (ONA) untuk mencegah pertumbuhan sel kanker ovarium, quertcetin untuk mencegah terjadinya kanker otak dan paru-paru, serta berbagai senyawa lain seperti diallyl disulfide (DADS), S-allyl cysteine (SAC), S-methylcysteine (SMC) yang diketahui memiliki peran dalam mencegah kanker ginjal.

Setelah mengetahui berbagai senyawa bawang putih yang dapat mencegah pertumbuhan sel kanker dan mengingat bahwa setiap manusia memiliki potensi untuk terkena kanker, ada baiknya untuk mengonsumsi bawang putih secara rutin. Tentu tidak dikonsumsi secara mentah-mentah, melainkan dengan mencampurkannya dengan bahan makanan lain. Namun, sebaiknya bawang putih diolah menjadi setengah matang agar senyawa yang terkandung di dalamnya tidak hilang karena termasak.

Sayangnya, tidak semua orang menyukai aroma menyengat yang dihasilkan dari bawang putih. Belum lagi, aroma bawang putih yang tertinggal di dalam mulut dan di tangan juga seringkali membuat tidak nyaman. Oleh karena itu, supaya terhindar dari aroma bawang putih yang menyengat, berikut ada berbagai tips mudah dalam menghilangkan bau bawang putih:

  1. Mencuci bawang putih terlebih dahulu dengan air mengalir sebelum mengonsumsi atau mengolahnya ke dalam bahan masakan
  2. Setelah mengonsumsi bawang putih, pastikan untuk meminum air mineral yang cukup atau segelas susu rendah lemak/yogurt tanpa rasa (plain) untuk menetralisir aroma bawang putih di mulut
  3. Setelah mengiris atau memegang bawang putih, pastikan untuk mencuci tangan dengan sabun dan bilas dengan air mengalir
  4. Gunakan alat pemotong bawang, blender, atau food processor untuk menggiling bawang putih sebagai altenatif agar tidak repot-repot menghaluskan bawang putih secara manual ketika ingin menggunakannya sebagai bumbu masakan.

Demikianlah berbagai penjelasan mengenai “si kecil” bawang putih yang memiliki sejuta manfaat yang penting untuk mencegah pertumbuhan sel kanker. Yang terpenting, jangan lupa untuk mengimbanginya dengan pola hidup sehat dan makanan bergizi lain agar kesehatan tetap terjaga.

BERBAGAI MANFAAT MADU UNTUK KESEHATAN DAN KECANTIKAN

Madu merupakan cairan ilmiah yang mengandung banyak zat-zat penting yang bermanfaat bagi manusia. Madu telah dikonsumsi dan digunakan sebagai obat tradisional sejak zaman dahulu karena dipercaya sangat berpengaruh bagi kesehatan. Beragam khasiat madu sudah bukan menjadi rahasia umum, terutama bagi masalah kesehatan dan kecantikan. Hal itu terbukti dengan banyaknya produk obat-obatan maupun kosmetik yang menggunakan madu sebagai bahan dasarnya.

Madu berasal dari nektar yang dihasilkan oleh lebah madu. Rasa dari madu pada umumnya yaitu manis yang khas karena mengandung senyawa glukosa sebanyak 31% dan monosakarida fruktosa sebanyak 38,5% yang lebih baik daripada gula. Selain itu, hasil produksi dari lebah ini juga memiliki kandungan karbohidrat seperti sukrosa, maltrosa, dan karbohidrat kompleks lainnya. Komposisi tiap madu tidaklah sama, hal tersebut tergantung pada bunga yang tersedia untuk lebah saat menghasilkan nektar.

Semua kandungan madu di atas tentunya sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Tak heran bila madu memiliki segudang manfaat bagi tubuh. Berikut di antaranya adalah:

1) Memperkuat Sistem Imunitas Tubuh

Berdasarkan penelitian dari Cardiff University, United Kingdom, nutrisi dalam madu dapat merangsang produksi sel-sel kekebalan tubuh sehingga stamina dan metabolisme tubuh akan meningkat. Selain itum madu juga dapat melakukan detoksifikasi virus atau bakteri yang dapat membuat tubuh mudah terserang penyakit. Itulah sekilas alasan mengapa madu dipercaya dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah berbagai penyakit.

2) Menurunkan Berat Badan

Selain untuk menjaga kesehatan, madu juga dipercaya mampu menurunkan badan. Sebab madu dapat dicampur dengan bebagai bahan alam lain seperti perasan lemon atau jeruk nipis. Kedua bahan tersebut sangat ampuh mengecilkan perut secara alami apabila dikonsumsi secara rutin. Selain itu, campuran bahan tersebut juga dapat melancarkan sistem pencernaan sehingga lemak dan sisa makanan tidak terlalu lama mengendap dalam tubuh.

3) Mencegah kanker, diabetes, serta menyehatkan jantung

Diabetes merupakan penyakit yang disebabkan oleh tingginya kadar gula darah lantaran banyak mengonsumsi makanan atau minuman yang manis. Oleh karena itu, ada baiknya untuk mengganti gula dengan madu sebagai pemanis agar terhindar dari potensi penyakit diabetes. Sebab, madu memiliki kombinasi glukosa dan fruktosa yang dapat membantu tubuh mengatur kadar gular darah.

Selain itu, madu mengandung zat antioksidan tinggi yang dapat menangkal pertumbuhan sel-sel jahat dalam tubuh, salah satunya adalah kanker. Madu pun juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung berkat kandungan antioksidan dan flavonoid sehingga dapat mengurangi risiko stroke dan penyakit jantung.

4) Manfaat Madu bagi Kecantikan

Tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan tubuh, madu juga berkhasiat untuk kecantikan. Berbagai faktor kecantikan mulai dari tampilan kulit wajah, bibir, dan rambut dapat dirawat dengan madu. Berikut adalah manfaat madu bagi kecantikan antara lain melembabkan kulit, mengangkat sel kulit mati, menghaluskan wajah, mengobati jerawat, menyamarkan garis halus atau keriput, melembabkan bibir, mengatasi bibir pecah-pecah, membuat rambut lebih berkilau, membasmi kutu rambut, dan masih banyak lagi. caranya tidak hanya dikonsumsi saja, melainkan dapat digunakan sebagai campuran masker, krim wajah, hairmask, dan sebagainya. Demikian berbagai manfaat madu bagi kesehatan dan kecantikan. Yang terpenting untuk menjaga kedua hal tersebut yakni dengan cara cerdas dalam memilih madu yang murni dan rutin dalam mengonsumsi atau menggunakannya.

WASPADAI DAMPAK TIDAK MERAWAT KULIT WAJAH DENGAN BAIK

Setelah beraktivitas seharian di luar rumah tidak jarang menyebabkan rasa kelelahan dan bahkan mengantuk. Saking lelahnya, banyak perempuan yang ingin segera beristirahat sehingga enggan atau lupa membersihkan wajahnya dari make up dan debu jalanan. Tanpa disadari, hal tersebut membawa dampak yang buruk bagi kulit wajah. Wajah yang kotor dan penuh residu make up dapat menimbulkan permasalahan kulit baik dalam jangka panjang maupun pendek.

Selain membersihkan wajah, hal yang penting untuk dilakukan bagi perempuan adalah merawat sekaligus menjaganya agar tetap baik-baik saja. Merawat kulit wajah tidak harus mahal, asal dilakukan secara sabar dan teratur niscaya akan memperoleh hasil yang maksimal. Apabila tidak, maka akan menyebabkan kulit wajah menjadi stress dan membuat aura kecantikan memudar karena tertutupi oleh masalah-masalah kulit.

Untuk menyadari betapa pentingnya merawat kulit wajah, tidak harus menunggu terkena permasalahan atau penyakit, bukan? Maka dari itu, simak akibat dari tidak merawat kulit wajah dengan baik di bawah ini:

  1. Kulit terlihat kusam dan lelah

Jika kulit wajah tidak dibersihkan secara rutin, maka kulit akan tampak kusam dan lelah. Hal ini disebabkan karena sel kulit mati dan produksi minyak oleh kulit menghambat pertumbuhan sel kulit baru yang seharusnya mengalami regenerasi ketika di malam hari. Namun, regenerasi kulit ini akan sulit berhasil jika sisa make up dan kotoran lain masih menempel di wajah. Sehingga, kulit akan susah “bernafas” dan gagal mengalami pergantian sel. Oleh karena itu, jangan lupa untuk selalu melakukan cleansing minimal mencuci wajah dengan facial wash yang disesuaikan dengan tipe kulit.

  • Timbul jerawat dan komedo secara berlebihan

Jerawat merupakan salah satu masalah yang sering terjadi. Selain karena pergolakan hormon, munculnya jerawat juga disebabkan karena pori-pori yang tersumbat oleh debu, kotoran, minyak dan sisa make up yang tidak dibersihkan setelah beraktivitas sehingga menempel di wajah. Selain jerawat, komedo membandel juga mengancam kulit wajah yang tidak terawat. Untuk itu, perawatan wajah seperti double cleansing, masker, scrub, dan sebagainya sangat diperlukan untuk mencegah timbulnya jerawat dan komedo berlebih.

  • Kulit menjadi sangat kering atau berminyak

Jika kulit wajah dibiarkan begitu saja tanpa adanya perawatan, maka lambat laun kulit akan mengalami perubahan. Bisa jadi yang tadinya kering akan menjadi berminyak dan sebaliknya. Sebab, sel-sel kulit mati jika tidak dibersihkan maka akan menghambat proses regenerasi sel baru dan juga hidrasi pada kulit. Masalah ini tentu akan mengganggu kepercayaan diri dan produktivitas. Untuk itu, segera temukan produk atau pola hidup yang tepat bagi kesehatan kulit agar tidak menyesal di kemudian hari.

  • Pori-pori wajah membesar

Dampak dari malas merawat kulit selanjutnya yakni membesarnya pori-pori wajah. Inilah salah satu dampak paling banyak ditakuti para wanita karena akan mempengaruhi penampulan dan pengaplikasian make up. Ketika pori-pori nampak membekas maka akan dapat menyebabkan wajah mudah berminyak sehingga kulit akan terlihat lebih kusam dan tidak rata. Hal ini tentu menyebabkan tingkat kepercayaan diri seseorang menurun. Bagi perempuan yang malas atau lupa tidak membersihkan sisa make up, kebiasaan ini akan menyebabkan bakteri tumbuh dan menyebabkan masalah terhadap pori-pori.

5 TIPS MERAWAT KESEHATAN KULIT WAJAH ANTI MAHAL

Setiap perempuan tentu mendambakan kulit wajah yang sehat, cerah, bersih, dan terbebas dari masalah kulit. Hal itu bukan semata-mata untuk menarik lawan jenisnya, namun penampilan perempuan dengan paras yang enak dipandang pun dapat meningkatkan kepercayaan diri yang dibutuhkan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Berbagai cara dalam merawat kesehatan wajah dilakukan perempuan demi mendapatkan hasil yang diinginkan dengan cara yang instan. Mulai dari menggunakan bermacam-macam krim dari berbagai merek hingga menggunakan jasa dokter kecantikan dilakukan oleh perempuan hingga tidak jarang harus mengeluarkan biaya yang besar.

Sayangnya, tidak semua skincare yang digunakan cocok dengan kulit wajah, bahkan dapat memperparah kondisi wajah. Hal itu dapat disebabkan karena mungkin ada tahapan yang terlewat atau keliru ketika melakukan perawatan kulit wajah, atau bahkan tidak cocok dengan kandungan yang terdapat dalam skincare tersebut.

Namun, yang terpenting bagi perempuan adalah bagaimana merawat kesehatan wajah secara alami agar wajah tetap terlihat cantik walaupun tanpa polesan make up. Sebab, wajah yang sehat secara tidak langsung akan memancarkan kecantikan yang alami. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa digunakan dalam merawat dan menjaga kesehatan wajah secara alami tanpa harus mengeluarkan biaya yang cukup mahal:

  1. Kenali tipe kulit wajah sebelum memilih skincare

Setiap perempuan maupun laki-laki memiliki tipe kulit wajah berbeda, seperti normal, berminyak, kering, sensitif, hingga kombinasi. Dengan adanya perbedaan tersebut maka diperlukan perawatan yang berbeda pula, baik dari segi kandungan dalam produk skincare maupun metode perawatan yang akan dipilih.

  • Membersihkan wajah secara rutin

Apa pun tipe kulit wajah yang dimiliki, pastikan untuk selalu menjaga kebersihan wajah dengan rajin membersihkannya secara rutin agar tidak memicu permasalahan wajah. Hal pertama yang dilakukan dalam membersihkan wajah sebelum keluar rumah yakni dengan mencuci wajah menggunakan sabun wajah yang sesuai dengan kondisi kulit. Adapun setelah beraktivitas, usahakan untuk membersihkan wajah dengan cara double cleansing atau pembersihan ganda.

Pertama, bersihkan sisa make up dengan micellar water (bagi kulit berminyak maupun sensitif) atau cleansing oil (bagi kulit normal maupun kering) untuk mengangkat kotoran. Kemudian, bilas wajah dengan menggunakan air mengalir untuk membersihkan residu make up atau kotoran yang masih tersisa di wajah.

  • Rajin mengonsumsi air mineral setiap hari

Selain berfungsi sebagai penghilang dahaga dan memenuhi kebutuhan cairan tubuh, air mineral dipercaya sangat bagus untuk perawatan kecantikan. Biasakan minum air setidaknya 1,6 liter sehari mulai bangun tidur hingga akan tidur dan rasakan manfaatnya pada kulit wajah setelah melakukannya dengan teratur.

  • Hindari menyentuh wajah dengan tangan kotor

Dalam aktivitas sehari-hari, anggota tubuh bagian tangan seringkali bersentuhan dengan banyak hal sehingga mudah terkena kuman dan bakteri. Untuk itu, hindari kebiasaan sering menyentuh wajah dengan tangan kotor agar kulit wajah tetap terjaga. Pastikan untuk membersihkan tangan sebelum menyentuh wajah supaya wajah tetap bersih dan tidak muncul jerawat.

  • Gunakan masker wajah alami

Masker sebagai salah satu komponen penting skincare tidak harus didapatkan dengan harga yang mahal, melainkan dapat dibuat sendiri melalui bahan alam di sekitar kita. Adapun bahan-bahan yang dapat dibuat sebagai masker yakni madu, putih telur, minyak zaitun, susu, sari buah-buahan, sayuran, dan sebagainya. Dalam pemilihan bahan masker, tentu tidak bisa sembarangan dan harus disesuaikan dengan kebutuhan kulit masing-masing. Kesehatan wajah sangatlah penting bagi perempuan, tak terkecuali dalam mengetahui bagaimana cara merawat dan mejaganya agar terhindar dari masalah-masalah yang akan menghambat produktivitas. Namun yang tak kalah penting untuk diingat, kecantikan tak selalu didasarkan dari tampilan luar. Yang terpenting adalah selalu bersyukur atas karunia Tuhan, jalani pola hidup yang sehat, serta percaya diri.